Menu

Perbandingan Harga Vinyl Lantai 2MM dan 3 MM

Konsep interior dengan tema alam atau natural akhir – akhir ini menjadi semakin digemari oleh para pemilik bangunan. Pasalnya, desain interior seperti ini mampu menciptakan kesan ruangan yang mewah dan sangat menarik. Tentu bukan rahasia lagi bahwa penggunaan ornamen yang berasal dari alam adalah kunci untuk mewujudkan interior bertemakan natural. Misalnya seperti pemakaian jenis lantai bermotif kayu atau menggunakan vinyl dengan ketebalan 2 mm maupun 3 mm. Namun perlu diingat bahwa meskipun memiliki ketebalan yang hampir sama dengan lantai biasa, harga vinyl lantai 2mm tetap tergolong lebih mahal.

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa desain interior dengan nuansa natural telah menjadi tren sejak tahun 1980an. Pada era tersebut, para pemilik bangunan umumnya memilih lantai berbahan kayu kemudian memadukannya dengan beberapa ornamen yang berasal dari alam seperti bebatuan. Namun, belakangan ini telah muncul vinyl di pasaran dan dapat dijadikan sebagai lantai ruangan. Selain itu, berkembangnya zaman dan semakin majunya teknologi juga menjadi salah satu alasan mengapa pemilik bangunan saat ini lebih memilih lantai vinyl daripada lantai kayu alami.

Vinyl merupakan salah satu jenis lantai berbahan dasar Polyvinyl Cholaride atau biasa disebut PVC. Meskipun bukan terbuat dari material kayu asli, vinyl memiliki tekstur yang menyerupai bahan alam. Sehingga saat menginjakan kaki, sensasinya hampir sama ketika menyentuh kayu asli. Jenis lantai sangat cocok dipasangkan pada beberapa ruangan di dalam rumah. Seperti ruang keluarga, ruang tamu, dapur, hingga kamar tidur. Tak hanya itu pemakaian vinyl di dalam kantor dan restoran juga mampu menciptakan suasana kehangatan dan menambah keindahan. Menggunakan vinyl sebagai pengganti lantai kayu adalah pilihan terbaik. Karena terbuat dari PVC, lantai yang menggunakan vinyl akan menjadi lebih awet. Keunggulan tersebut tentu saja dibawa oleh sifat PVC yang tahan terhadap air, cuaca, dan juga anti rayap.

Vinyl lantai sendiri tergolong ke dalam dua jenis berdasarkan ketebalannya. Pada umumnya vinyl dengan tebal 2 mm dan tebal 3 mm sangat mudah untuk didapatkan di pasaran. Vinyl lantai 2 mm biasa dikenal dengan tipe kangbang dan dijual dengan harga berkisar Rp. 125.000 per m2. Sementara vinyl 3 mm biasanya dijual dengan tipe gluck seharga Rp. 145.000 per m2, tipe woosoung yang merupakan impor dari Korea seharga Rp. 155.000 per m2, dan tipe acefloor yang dijual sekitar Rp.170.000 dimana tipe vinyl ini juga berasal dari negara yang sama. Jika dilihat dari ketebalannya, tentu saja harga vinyl lantai tersebutlebih murah dibanding vinyl lantai 3 mm. Namun, ketebalan 2 mm tetap dapat menjadi pilihan apabila Anda bertujuan untuk memasangkannya pada suatu ruangan yang jarang dipakai. Dengan begitu, perbandingan harga vinyl lantai sangat mudah diketahui dari ketebalan dan asal produsennya.

 

Mengapa Harga Vinyl Lantai 2MM Lebih Murah Dari Vinyl 3 MM?

Vinyl lantai merupakan jenis lantai lembut yang sangat mudah tergores. Maka ketebalan vinyl lantai sangat mempengaruhi estetika ruangan dan daya tahan lantai itu sendiri. Vinyl lantai 2 mm umumnya memiliki kualitas yang tak sebanding atau bahkan dalam merek – merek tertentu lebih buruk dari vinyl 3 mm.

Vinyl 2 mm sangat rentan terhadap tekanan dan terkena goresan sehingga akan mudah rusak jika terkena gesekan benda lainnya, apalagi jika terkena goresan benda tajam. Bila sudah terkena banyak goresan, maka vinyl lantai akan rusak dan harus segera diganti. Hal ini dikarenakan sifat dari vinyl yang sulit untuk diperbaiki dan tentu saja, vinyl lantai yang permukaannya tidak halus lagi dapat memperburuk suasana dan estetika ruangan. Dari perbedaan kualitas antara vinyl 2 mm dan 3 mm tersebut, tak mengherankan jika harga vinyl lantai 2mm menjadi lebih murah

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *