Menu

Inilah Loh Sejarah Seo!!



Buat kalian yang berkecimpung di dunia kreatif atau jasa penulisan artikel untuk situs atau blog pasti tidak asing dengan istilah optimisasi mesin pencari atau Search Engine Optimization (SEO). Tetapi apakah kalian mengetahui sebenarnya apakah itu SEO? SEO merupakan sebuah proses sistematis yang ditunjukan untuk mendapatkan volume dan kualitas trafik kunjungan yang tinggi melalui situs mesin pencarian dengan memanfaatkan bagaimana algoritma dan cara kerja sebuah mesin pencarian situs.

Melalui aplikasi SEO diharapkan situs yang kita kerjakan dapat ditemukan di posisi teratas atau setidaknya berada di halaman satu pada situs mesin pencarian yang didasari oleh kata kunci tertentu yang dicari. Jika situs atau artikel yang kita miliki muncul pada posisi teratas semakin besar peluang untuk mendapatkan pengunjung ke situs.

Kebutuhan akan SEO setiap tahunnya semakin meningkat terutama kebutuhan SEO untuk bisnis, beragam merek jasa dan barang berlomba-lomba untuk meningkatkan posisi situsnya di laman pencarian, oleh karena itu permintaan jasa backlink pbn setiap tahunnya terus meningkat seiring dengan perilaku masyarakat yang untuk menjadikan internet sebagai rujukan.

SEO adalah Google!!

Menurut Danny Sullivan, seorang pakar teknologi asal Amerika Serikat optimisasi mesin pencari atau SEO mulai digunakan pada tahun 1997 pada sebuah pesan sampah yang diterbikan di jaringan Usenet.

Pada masa awal penggunaan internet algoritme mesin pencarian masih sangat sederhana dan mudah dimanipulasi. Versi awal algoritme mesin pencarian hanya berlandaskan kepda informasi yang terdapat pada meta tag yang dipasang pada kode html sebuah situs web, meta tag ini menyediakan informasi mengenai apa saja konten yang terdapat pada halaman situs berlandaskan kata kunci. Webmaster memanfaatkan celah ini dengan menuliskan beragam kata kunci yang tidak memiliki korelasi apapun dengan konten, hal ini menyebabkan mesin pencarian tertipu dan menempatkan laman tersebut diurutan teratas. Kerugian yang muncul adalah bagaimana banyak rekomendasi yang diterima pengguna internet tidak sesuai dengan kata kunci yang dimaksud, padahal pengguna internet mengharapkan sebuah informasi yang berkualitas dan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Dua mahasiswa doctoral Ilmu Komputer dari Univesitas Stanford, Amerika Serikat berusaha memecahkan masalah tersebut, Sergey Brin dan Larry Page menciptakan Backrub, sebuah mesin pencarian yang berlandaskan perhitungan matematika untuk memberikan peringkat kepada situs. Backrup memiliki algortime sederhana yang bernama PageRank yang merupakan perwujudan fungsi matematika yang mengkombinasikan perhitungan total tautan yang mengarah kepada sebuah laman dengan kualitas tautan tersebut.

Dengan bahasa sederhana cara kerja PageRank adalah dengan melihat sebanyak apa sebuah situs yang menjadi rujukan dari situs lainnya, semakin banyak ditrujuk menandakan bahwa situs tersebut memiliki konten yang berkualitas sehingga semakin tinggi peringkatnya di dalam PageRank.

Backrup dan PageRank merupakan sebuah langkah awal dari Sergey Brin dan Larry Page untuk mendapatkan keuntungan dari proses optimisasi mesin pencari, pada 1998 mereka kemudian mendirikan Google yang merupakan versi lebih mutakhir dari Backrup, dalam waktu singkat Google menjelma menjadi situs yang dipercaya oleh pengguna internet untuk mencari situs rujukan dengan kualtias terbaik, Google dipercaya mampu menyingkirkan situs-situs manipulative dari hasil daftar pencariannya, sedangkan PageRank menjadi sebuah standar internasional bagaimana memiliki situs yang baik agar bisa muncul di peringkat atas dari sebuah mesin pencarian.

Itulah sejarah mengenai SEO sehingga menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembuatan situs di Internet. SEO menjadi kunci bagi pemilik merek agar situs yang dimilikinya muncul di halaman pertama mesin pencari.